Kamis, Desember 18, 2008







Imam Syafi’i pernah ditanya apakah kemampuan akal itu merupakan potensi yang dibawa sejak lahir? Jawabannya, "Tidak, tapi akal itu adalah hasil dari pergaulan dengan banyak orang dan berdiskusi dengan mereka."
Berkata Ibnu Abbas ra, "Mengunyah garam dalam sebuah jama’ah masih lebih baik dari pada memakan puding dalam perpecahan."

Tidak ada komentar: