Kamis, Juli 20, 2017

Kenapa perlu politik hai pemuda muslim?

Langkah terbaik menguasai Indonesia adalah melalui mekanisme parpol

Gak ada mekanisme lain, makanya saya mendorong anak muda yang punya idealisme yang baik, bergabunglah ke parpol

Jangan bodoh dan awam dengan politik, apalagi apatis dan sinis terhadap politik, suka gak suka harus dijalani

Ibarat orang mau sholat, wudhu itu wajib, gak mau wudhu gak bisa sholat, kecuali sakit atau gak ada air baru bisa tayammum

Tapi saat ini tayammum politik belum dianggap boleh, karena masih ada partai yang baik, kalaupun anda gak suka salah satu partai yang ada,dirikan saja partai baru jika yakin bisa kasih solusi lebih baik

Politik sekarang hukumnya sudah wajib ain bagi semua muslim,  bukan lagi wajib kifayah, itu karena zaman berubah, masalah umat berubah, maka fatwa pun berubah

Yang masih bilang demokrasi haram, pemilu haram, dan politik haram, padahal dia muslim, silahkan perbanyak minum obat generik dan silahkan istirahat yang nyenyak, minggir aja dulu

Jangan ganggu shaff umat, apalagi bikin gaduh yang bisa bikin sholat muslim lain batal, muslim begitu lebih baik gak usah masuk gelanggang, cukup doa aja, itupun kalau mau

Jangan suka apatis sama politik, karena kedepan, mesjid anda, sholat anda, kerudung anak anda, akan diputuskan dalam ranah politik

Muslim harus paham, musuh utama nya adalah manusia yang pernah alQuran klaim sebagai manusia paling cerdas di dunia yaitu yahudi

Maka, melawan mereka gak bisa dengan semangat saja plus takbir besar besar, bukan takbir yang salah, tapi mental pejuang begitu juga keliru

Melawan yahudi juga harus pakai ilmu, maka alQuran sudah buat semua aturan itu, muslim tinggal ikut saja, jangan malas tadabbur alQuran apalagi malas belajar

Semua rahasia kelemahan musuh islam ada dalam alQuran, semua kekutan mereka juga ada dalam alQuran

Karena rasul tidak pernah mengajarkan kita absen dalam perjuangan, apalagi mengajarkan golput berjamaah, itu aliran sesat baru dengan baju lama

Wallahu alam

Tengku Zulkifli Usman

Tidak ada komentar: